##navigation.skip##

Article

HomeVol. 15 No. 1 (2015): Jurnal AbmasPelatihan seni tari tradisional berbasis pendidikan...

Pelatihan seni tari tradisional berbasis pendidikan karakter bagi guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Serang Banten

Abstract

Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Dasar, khususnya seni tari, materi yang diberikan hendaknya bepijak dari seni tari tradisional yang berbasis pendidikan karakter untuk menumbuhkan dan mengembangkan karakter siswa. Pembelajaran seni tari harus mencakup indikator yang melingkupi aspek psikomotor, afektif dan kognitif. Pada kenyataannya guru Sekolah Dasar yang mengajar seni budaya mayoritas bukan berlatar pendidikan S1 dari disiplin pendidikan ilmu seni, tetapi hampir semuanya lulusan PGSD yang secara khusus melahirkan calon guru SD, di mana kedudukan guru Sekolah dituntut untuk mengajar dalam berbagai disiplin bidang ilmu. Kondisi ini terjadi pada pembelajaran seni budaya pada tingkat Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Serang Banten. Mengamati realitas pelaksanaan pendidikan tersebut menunjukkan betapa prihatinnya kondisi pembelajaran seni tari di Sekolah Dasar. Padahal tuntutan kurikulum, semua mata pelajaran termasuk mata pelajaran seni tari mesti dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tuntutan tujuan pendidikan Nasional. Bercermin pada kondisi masalah yang digambarkan di atas, sangat penting dilakukannya penanganan pembelajaran seni budaya khususnya seni tari di SD wilayah Kabupaten Serang Banten melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan yang secara khusus untuk mengembangkan kompetensi akademik dan skill para guru di SD agar siap sebagai pengajar seni tari di sekolahnya. Untuk menunjang keterlaksanaan pembelajaran tersebut dibutuhkan adanya bimbingan tentang cara-cara mengatasi kesulitan mengajar di kelas, dalam hal menentukan materi dan mengembangkan bahan ajar, pembinaan secara praktik tentang mewujudkan pembelajaran seni tari yang kreatif, inovatif, produktif dan rekreatif sesuai dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik tingkat sekolah dasar. Melalui kegiatan bimbingan dan pelatihan seni tari tradisional terhadap guru-guru seni di SD diharapkan dapat mengatasi permasalahan guru-guru seni budaya di SD dalam mengajar seni budaya khususnya seni tari, agar peserta didik/siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan yang memadai dalam pembelajaran seni tari.

Keywords : Pelatihan , Seni Tani Tradisional , Pendidikan Karakter

References

Dananjaya, J. (1997). Folklore Indonesia. Indonesia.

Harjanto, dkk. (2012). Perencanaan pengajaran. Rineka Cipta.

Hatimah, I., dkk. (2007). Pembelajaran berwawasan kemasyarakatan. Universitas Terbuka.

Hidayat, R. (2004). Menerobos pembelajaran seni tari pendidikan. Banjar Sari Gantar Gumelar.

Indrawati, dkk. (2007). Identifikasi nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) dalam permainan tradisional etnis sunda [Laporan penelitian]. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia.

Kesuma, D., dkk. (2012). Pendidikan karakter kajian teori dan praktik di sekolah. PT Remaja Rosdakarya.

Narawati. (2007). Uji model pengajaran tari pendidikan di sekolah dasar negeri Nilem II.

Rae, L. (2005a). Melibatkan pembelajar secara aktif dalam pendidikan dan pelatihan. Gramedia.

Rae, L. (2005b). Mengelola keterampilan manusia dalam pelatihan dan pengembangan. Gramedia.

Suharto, B. (1999). Tayub, pertunjukan dan ritus kesuburan. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Syaefudin, & Mulayani. (2007). Pendidikan dasar dan menengah. Dalam M. Ali (Ed.), Buku ilmu dan aplikasi pendidikan. Pedagogiana Press.

Zubaedi. (2012). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana Prenada Media Group.