##navigation.skip##

Article

HomeVol. 13 No. 1 (2013): Jurnal AbmasStrategi pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan...

Strategi pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan pengrajin handicraft kawasan wisata Pangandaran

Abstract

Pengrajin handicraft kawasan wisata Pangandaran banyak menggunakan sumberdaya alam taut untuk dijadikan sebagai cinderamata wisata. Cinderamata tersebut antara lain terbuat dengan bahan baku dan i kerang taut, udang, akar bahar, pasir dan lain-lain. Setiap pengrajin yang ada di sana memiliki pengetahuan yang sangat bervariasi dalam membuat produk tersebut. Tidak sedikit pengrajin banyak menggunakan produk-produk yang berasal dani alam tersebut kurang memperhatikan aspek estetika, desain, dan kualitas. Sementara itu, para wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara sekarang ini lebih selektif dalam membeli produk cinderamata. Wisatawan lebih sering ingin mendapatkan informasi tentang produk cinderamata apakah sudah memperhatikan kelestarian lingkungan atau tidak. Kepedulian lingkungan wisatawan/ pengunjung sudah mulai menampakkan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dengan mengajukan strategi pemberdayaan masyarakat.

Keywords : kepedulian terhadap lingkungan , pengrajin handicraft , strategi pemberdayaan masyarakat

References

Hadiwiardjo, B. H. (1997). ISO 14000: Panduan sistem manajemen lingkungan. Gramedia.

Kastolani, W. (2010). Menumbuhkembangkan perilaku ramah lingkungan di kalangan pengrajin kawasan wisata pantai Pangandaran. Panggung.

Kastolani, W. (2012, 23 Oktober). Membangun kreatifitas stakeholder pariwisata di destinasi wisata Pangandaran [Makalah]. Seminar Nasional Ekonomi Kreatif dan Pengembangan Kepariwisataan Provinsi Jawa Barat, Bandung.

Kastolani, W., et al. (2009). Model pengembangan desain handycraft dengan pendekatan rekayasa konstruksi arsitektural landasan transplantasi terumbu karang di Pantai Pangandaran. LPPM UPI.

Kodir, D. (2007). Proses kreatif seni. STSI.

Munandar, U. (2002). Kreatifitas dan keberbakatan. Gramedia.

Soemarwoto, O. (1997). Ekologi, lingkungan hidup dan pembangunan. Djambatan.

Sunu, P. (2001). Perlindungan lingkungan. Grasindo.

Supriatna, J. (2008). Melestarikan alam Indonesia. Yayasan Obor Indonesia.

Supriatna, J., & Haeruman. (1995). Conservation biology graduate program in Indonesia: Historical curricula development. Dalam Bissonete & Krausman (Eds.), Integrating people and wildlife for sustainable future (hlm. 156–159). The Wildlife Society.