Assabani, M., Yuniarsa, R., Harun, A., Nur’ani, F., Efendi, M., Fajryani, D., ... & Hidayati, L. (2025). Penguatan budaya literasi anak melalui participatory action research: Program cerdas mengulas buku, membaca nyaring, dan menulis cerita di Dusun Puyahan, Lombok Barat. Jurnal Wicara Desa, 3(6), 1135-1141.
Banggu, M., Kalagison, M. D., Lestari, A., Basri, L., & Refra, M. S. (2023). Peningkatan ketahanan pangan masyarakat melalui pelatihan pembuatan kembang goyang berbahan dasar sagu di Kampung Baingkete. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 5(2), 52-57.
Bruckner, H. K. (2024). Digesting ourselves and others through a critical pedagogy of food and race. Journal of Geography in Higher Education, 48(3), 468-490.
Dani, A. (2025). Bahasa sebagai media pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di era globalisasi. Journal of Language Studies, 1(2), 72-79.
De Costa, P. I. (2021). Indigenous language revitalization: how education can help reclaim “sleeping” languages. Journal of Language, Identity & Education, 20(5), 355-361.
Diu, A. R. D., Rahmat, A., & Duludu, U. A. T. A. (2022). Pelestarian bahasa daerah Gorontalo dalam aktivitas belajar anak usia dini di Desa Lemito Utara Kecamatan Lemito. Student Journal of Community Education, 1(2), 51-60.
Firgiawan, W., Cokrowibowo, S., Natsir, N., Sulfayanti, S., & Nur, N. (2025). Pelatihan pembuatan komik digital sebagai sarana pelestarian bahasa daerah. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 93-105.
Garcia, T. (2025). Culturally responsive language pedagogy: integrating indigenous languages into modern educational frameworks. Modern American Journal of Linguistics, Education, and Pedagogy, 1(1), 14-20.
Hasan, N. F., Mulyadi, A. A. S., Aisyah, A., Oktavian, I. M., Handayani, R., Taplo, N., & Putra, S. P. (2024). Digital literacy training based on local wisdom through a digital dictionary of Papuan Regional languages to preserve Sentani language in Waibu District, Papua. Dinamisia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(2), 410-420.
Hasbullah, H., Hidayat, F., & Nasrul, W. (2024). Ekstraksi dan pemanfaatan sagu (Metroxilon sagu). Strofor Journal, 8(1), 259-269.
Jama, K. B., Balukh, J. I., Tan, T. L., Fernandez, S., Olin, H., Ngandung, G., & Belladona, R. (2025). Pelatihan dokumentasi dan penulisan teks bahasa daerah: upaya pelestarian bahasa daerah terancam punah. Berbakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 1-10.
Jimenez, V., Aguirre, M. J., & Dariotis, J. K. (2025). Using photovoice to engage preschool classrooms in community-based participatory research: insights from a collaborative pedagogical partnership. Journal of Participatory Research Methods, 6(4), 1-30.
Keahey, J. (2021). Sustainable development and participatory action research: a systematic review. Systemic Practice and Action Research, 34(3), 291-306.
Kelana, A. H., Weipsa, S., Awom, T. E. S., Soll, Y., Irawan, S., Mambrasar, A. P. R., Kopeuw, S. G. P., & Menanti, H. F. (2026). Etnosains: pendampingan pengenalan konsep sains melalui budaya Papua (pinang, sagu, papeda, noken, tifa, dan musamus) di sekolah dasar. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 455-470.
Lisdawati, L. N., Baharman, Suriadi, Fitriansal, & Gaffar, M. S. (2025). Upaya pelestarian bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(2), 234-240.
Najamudin, F., & Al Fajar, A. H. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal melalui pendekatan ABCD untuk mencapai SDG 1: tanpa kemiskinan. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 142-158.
Ohee, H. L., & Tokoro, Y. (2022). Pembelajaran lingkungan bagi siswa rumah baca Onomi Niphi, Kampung Yoboy, Kabupaten Jayapura, Papua. Sarwahita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 19(1), 157-170.
Ohee, H. L., Zebua, L. I., Tokoro, Y., & Lincani, I. C. (2023). Peningkatan kepedulian kebersihan lingkungan di kampung wisata Yoboi Kabupaten Jayapura, Papua. Bakti Hayati: Jurnal Pengabdian Indonesia, 2(1), 30-37.
Poli, A. I., Sokoy, F., Kadir, A., Ali, A., & Suhun, M. (2025). Pendidikan berbasis budaya lokal: pemetaan kurikulum di sekolah dasar melalui kolaborasi guru dan komunitas adat. Abdimas Universal, 7(2), 429-436.
Putri, A., & Suroto, H. (2023). Jejak budaya sagu dan tradisi pengelolaan hutan sagu di kawasan Danau Sentani, Papua. Naditira Widya, 17(1), 1-16.
Putri, N. A. (2025). Peran bahasa daerah dalam pelestarian warisan budaya nusantara. Journal of Language Studies, 1(2), 65-71.
Rohana, R., Mukhlis, M., & Jamaluddin, J. (2024). Analisis kebijakan merdeka belajar episode ke-17: revitalisasi bahasa daerah. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1134-1143.
Rumonin, S. S., Tutuarima, F., & Patmawati, S. A. (2025). Pelestarian bahasa daerah sebagai penguatan civic culture pada masyarakat Negeri Keffing Kabupaten Seram Bagian Timur. Ar-Rumman: Journal of Education and Learning Evaluation, 2(1), 65-72.
Sahidin, L. O., Ibrahim, I., Syukur, L. O., Yunus, Y., Saidiman, S., Zulzaman, L. O. A., Syah, W., & Firmansah, M. (2024). Pelestarian bahasa daerah berbasis literasi digital bagi masyarakat desa. Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 116-124.
Salehuddin, O, S., Agustang, A., & Maswati, R. (2023). Inklusi pendidikan dan dinamika kebudayaan lokal di Papua. Edusociata Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(2), 1413-1424.
Samsinas, S., & Haekal, A. (2024). Metode participatory action research dalam pemberdayaan pengrajin batik berbasis budaya lokal. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 4(2), 214-226.
Samsu, S., Kustati, M., Perrodin, D. D., Ritonga, M., Kosim, M., Rusmini, R., & Suwendi, S. (2021). Community empowerment in leading pesantren: a research of Nyai’s leadership. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 10(4), 1237-1244.
Shrestha, S., & Dangal, M. R. (2024). Bridging the gap between community schools and rural communities in nepal using participatory action research. Australian and International Journal of Rural Education, 34(2), 54-70.
Sormin, S. A., Supriatna, N., Sundawa, D., & Harahap, D. G. S. (2024). Tradisi pangan lokal Suku Malind Papua dalam menumbuhkan kesadaran sejarah melalui pembelajaran kreatif. Sasangga: Journal of Education and Learning, 2(1), 1-7.
Tana, M. F. A., Windewani, B. L., Tekege, M., Tebai, M., & Boari, Y. (2023). Potensi sagu sebagai sumber daya multifungsi di Papua pada aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan. Journal of International Multidisciplinary Research, 1(2), 500-507.
Tawasako, K., Ramadani, A., Nurtilawati, N., Nurwahida, N., Jannah, M., Herlina, H., & Hariana, K. (2022). Melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya dalam pendidikan sekolah dasar. Jurnal Dikdas, 12(2), 69-80.
Tingginehe, R. M., & Pariaribo, K. (2025). Peningkatan nilai tambah ulat sagu dan mujair asap melalui inovasi pengolahan higienis dan pemberdayaan masyarakat di Kampung Yoboi, Papua. Jurnal Pade: Pengabdian & Edukasi, 7(2), 138-145.
Triandana, A., Ernanda, E., Putra, Y. M., Fitriah, S., & Kartika Putri, A. (2023). Strategi pemertahanan bahasa daerah sebagai bentuk pelestarian bahasa pada generasi muda di kalangan mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Jambi: Indonesia. Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah, 2(1), 53-62.
Wanggai, L. L., Hamadi, H. Y., & Yaroseray, M. M. (2026). Internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran muatan lokal SMA di Kota Jayapura. Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan, 10(1), 32-38.
Winandar, A. K., Winantu, Lae, O. L., Antoh, M., & Sari, N. P. (2023). Model pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal dalam pendidikan anak usia dini di Papua. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 627-637.
Yektiningtyas, W., Mantiri, G. J. M., & Mokay, M. M. (2021). Pembelajaran bahasa Sentani menggunakan folklor bagi anak-anak di Kampung Yoboi Sentani Tengah, Kabupaten Jayapura. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat 2021 (SNPPM-2021), 1(1), 68-78.
Yulianti, S., Handayani, R., & Ferdinandus, P. (2021). Membangunkan bahasa yang sedang tidur: revitalisasi bahasa Adangdi Alor. Jurnal Lingko: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan, 3(1), 91-106.