Anonymous. (2008). Tangga nada diatonik. Wikipedia. http://id.wikipedia.org/wiki/Tangga_Nada_diatonik
Aristo, R. (2003). Media pembelajaran. Depdiknas.
Desmita. (2005). Psikologi perkembangan. Remaja Rosdakarya.
Dewan Pendidikan Nasional. (2002). Kurikulum berbasis kompetensi: Rumpun pelajaran pendidikan jasmani. Balitbang Depdiknas.
Dewan Pendidikan Nasional. (2003). Kurikulum 2004: Standar kompetensi mata pelajaran pendidikan jasmani. Depdiknas.
Dewan Pendidikan Nasional. (2004). Standar kompetensi guru sekolah dasar. Depdiknas.
Jamalus, & Busro, H. (1992). Pendidikan kesenian I (musik). Depdikbud.
Lutan, R. (1997). Integrasi teori kurikulum dan teori pengajaran: Inovasi kearah pembelajaran pendidikan jasmani bersuasana ke-SD-an. Mimbar Pendidikan, 28, 96–113.
Lutan, R. (1997). Hakekat dan karakteristik penjaskes. Depdikbud.
Lutan, R. (2001). Mengajar pendidikan jasmani (pendekatan pendidikan gerak di sekolah dasar). Depdiknas.
Mulyasa, E. (2004). Kurikulum berbasis kompetensi: Konsep, karakteristik dan implementasi. Remaja Rosdakarya.
Mutohir, T. C., & Lutan, R. (1997). Pendidikan jasmani dan kesehatan. Depdikbud.
Rahadi, A. (2003). Media pembelajaran. Depdiknas.
Rasyidin, W., dkk. (2006). Filsafat pendidikan. UPI Press.
Remi, M. (1995). Model pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di sekolah dasar. Depdikbud.
Saprina, R. (1999). Pendidikan seni musik. Depdikbud.
Seaton, D. C., et al. (1983). Physical education handbook. Prentice Inc.
Semiawan, C. R. (1991). Hakekat pendidikan di sekolah dasar. Depdikbud.
Suherman, A. (1998). Revitalisasi keterlantaran pengajaran dalam pendidikan jasmani. IKIP Bandung Press.
Sukarma, T. (2001). Senam ritmik: Bentuk-bentuk tugas ajar & pembelajaran. Depdiknas.
Supartono. (2000). Media pembelajaran. Depdiknas.
Sutoto, dkk. (1993). Pendidikan permainan anak dan aktivitas ritmik. Depdikbud.
Syaripudin, A. (1997). Azas dan falsafah penjaskes. Depdikbud.