##navigation.skip##

Article

HomeVol. 11 No. 1 (2011): Jurnal AbmasPendidikan karakter sebagai wujud kebangkitan bangsa

Pendidikan karakter sebagai wujud kebangkitan bangsa

Abstract

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mencanangkan gerakan nasional tentang pendidikan karakter yang diterapkan pada sistem pendidikan nasional. Pencanangan tersebut sebagai tanggapan terhadap berbagai permasalahan bangsa terutama yang memunculkan perilaku yang menabrak etika, moral dan hukum sehingga nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban perlahan-lahan luntur dari budaya dan kultur bangsa Indonesia. Sektor pendidikan menjadi pilar untuk memulai pengembangan dan penegakan dari karakter bangsa. Makalah ini mengkaji penyelenggaraan pendidikan karakter dalam proses pendidikan dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama, adat istiadat serta aturan yang bersifat tertulis maupun tidak tertulis. Lebih lanjut diuraikan arah, tahapan dan prioritas penyelenggaraan pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang ada, bukan sebagai suatu mata pelajaran sendiri. Tingkat keberhasilan penyelenggaraan pendidikan karakter ini akan sangat tergantung dari kolaborasi antara berbagai unsur yang terkait yaitu pendidikan di sekolah, keluarga dan masyarakat.

Keywords : etika , hukum , moral , nilai , pendidikan karakter , perilaku

References

Brown, K., & Fairbrass, S. (2009). The citizenship teacher's handbook. Continuum International Publishing Group.

Fraenkel, J. R. (1977). How to teach about values: An analytical approach. Dalam A. Azra, Pembangunan karakter bangsa: Pendekatan budaya, pendidikan, dan agama. Dalam A. F. Saifuddin & M. Karim (Eds.), Refleksi karakter bangsa. Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010a). Desain induk pendidikan karakter Kementerian Pendidikan Nasional. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdiknas.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010b). Pedoman pembinaan akhlak mulia siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menengah pertama (SMP). Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010c). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010-2014. Kemdiknas.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010d). Panduan pendidikan karakter di sekolah menengah pertama. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Nucci, L. P., & Narvaez, D. (Eds.). (2008). Handbook of moral and character education. Routledge.

Philips, C. T. (2000, 25-26 November). Family as the school of love [Makalah]. National Conference on Character Building, Jakarta, Indonesia.

Sudarsono, S. (2000). Karakter mengantar bangsa dari gelap menuju terang. Yayasan Jati Diri Bangsa.