##navigation.skip##

Article

HomeVol. 11 No. 1 (2011): Jurnal AbmasPendidikan karakter bangsa: Pendekatan jitu menuju sukses...

Pendidikan karakter bangsa: Pendekatan jitu menuju sukses pembangunan pendidikan nasional

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya reposisi pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional Indonesia sebagai solusi atas krisis moral dan degradasi karakter yang terjadi akibat orientasi pembangunan yang terlalu pragmatis-materialistik. Meskipun nilai-nilai karakter telah termaktub secara komprehensif dalam UU No. 20 Tahun 2003, implementasinya di sekolah masih terjebak dalam dikotomi antara aspek intelektual dan pendidikan nilai. Pendidikan karakter seringkali hanya dianggap sebagai materi hafalan dalam mata pelajaran tertentu (seperti Agama atau PKn) yang terpisah dari denyut nadi kehidupan sekolah. Penulis menawarkan model alternatif dengan mewujudkan sekolah sebagai Institusi Karakter. Pendekatan ini menekankan bahwa karakter tidak dapat dibentuk dalam ruang hampa, melainkan harus diintegrasikan ke dalam seluruh kultur sekolah melalui pembiasaan, keteladanan, dan aplikasi terus-menerus. Artikel ini menguraikan enam elemen kunci untuk membangun kultur moral di sekolah: (1) kepemimpinan moral dan akademik dari kepala sekolah, (2) disiplin sekolah yang menyeluruh, (3) rasa kekeluargaan/komunitas, (4) keterlibatan siswa dalam pengelolaan sekolah yang demokratis, (5) atmosfir saling menghargai dan kerja sama, serta (6) pemberian waktu khusus untuk menangani persoalan moral. Kesimpulannya, keberhasilan pendidikan karakter bergantung pada kemampuan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mampu mengubah nilai-nilai teoritis menjadi perilaku nyata (perwujudan manusia yang smart and good).

Keywords : etnopedagogi , institusi karakter , kultur sekolah , pembangunan nasional , pendidikan karakter

References

Al-Asyhar, T. (2010, 2 Agustus). Pembentukan karakter manusia menurut para ahli. Psi-Islami. http://psi-islami.blogspot.com/2010/08/pembentukan-karakter-manusia-menurut_02.html

Arthur, J. (2003). Education with character: The moral economy of schooling. RoutledgeFalmer.

GoodCharacter. (n.d.). Teaching guide topics for high school, middle school, and elementary school. http://www.goodcharacter.com/index.html

Himmelfarb, G. (1995). The demoralization of society: From Victorian virtues to modern values. Alfred A. Knopf.

Kilpatrick, W. (1992). Why Johnny can't tell right from wrong: Moral literacy and the case for character education. Simon & Schuster.

Kupperman, J. J. (1991). Character. Oxford University Press.

Lickona, T. (1996). Eleven principles of effective character education. Journal of Moral Education, 25(1).

Matta, M. A. (2002). Membentuk karakter cara Islam. Al-I'tishom.

McLaughlin, T. H., & Halstead, J. M. (1999). Education in character and virtue. Dalam J. M. Halstead & T. H. McLaughlin (Eds.), Education and morality. Routledge.

Nucci, L. P., & Narvaez, D. (Eds.). (2008). Handbook of moral and character education. Routledge.

Umiarso, & Gozali, I. (2010). Manajemen mutu sekolah di era otonomi pendidikan. IRCiSoD.