##navigation.skip##

Article

HomeVol. 10 No. 1 (2010): Jurnal AbmasProgram pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi...

Program pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi komposting berbasis mayarakat

Abstract

Pertambahan penduduk yang disertai dengan tingginya arus urbanisasi ke perkotaan telah menyebabkan semakin tingginya volume sampah yang harus dikelola setiap hari khususnya di perkotaan seperti di Kota Bandung. Hal tersebut bertambah sulit karena keterbatasan lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Pengangkutan sampah ke TPA juga terkendala karena jumlah kendaraan yang kurang mencukupi dan kondisi peralatan yang telah tua. Masalah lainnya adalah pengelolaan TPA yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah yang ramah lingkungan. Pengolahan sampah secara komposting merupakan pilihan yang tepat. Kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas, di antaranya: (1) melakukan pengenalan karakteristik sampah dan metoda pembuangannya, (2) merencanakan dan menerapkan pengelolaan persampahan secara terpadu (pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan akhir), (3) memisahkan peran pengaturan dan pengawasan dari lembaga yang ada dengan fungsi operator pemberi layanan, agar lebih tegas dalam melaksanakan reward & punishment dalam pelayanan, (4) menggalakkan program Reduce, Reuse dan Recycle (3R) agar dapat tercapai program zero waste pada masa mendatang, (5) mengenalkan cara pembuatan bioaktivator yang murah dan sederhana, (6) mengembangkan teknologi pengelolaan sampah yang lebih bersahabat dengan lingkungan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi bahan buangan.

Keywords : berbasis masyarakat , bioaktivator , pengelolaan sampah , teknologi komposting , zero waste

References

Badan Standarisasi Nasional. (2004). Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik (SNI 19-7030-2004).

Bess, V. (1999). Evaluating microbiology of compost. BioCycle Magazine, 62.

Brinton, W. F. (2000). Compost quality standards & guidelines: An international review. Woods End Research Laboratory.

Chockley, T. (2003). Introduction to composting (Part II). Missouri Nutrient News.

Coker, C. (2000). Composting industrial and commercial organics [Conference session]. Waste Reduction Partners Quarterly Meeting.

Cooperband, L. (2002). The art and science of composting: A resource for farmers and producers. Center for Integrated Agricultural Systems, University of Wisconsin-Madison.

Cuevas, V. C. (2005). Rapid composting technology in the Philippines: Its role in producing good quality organic fertilizer. University of the Philippines.

Djuamani, N., Kristian, & Setiawan, B. D. (2005). Cara cepat membuat kompos: Kiat mengatasi permasalahan praktis. Agromedia Pustaka.

Holmer, R. J. (2002, August 30). Basic principles for composting of biodegradable household waste [Paper presentation]. Urban Vegetable Gardening Seminar, Cagayan de Oro City, Philippines.

McKenzie, R. C., Woods, S. A., Mathur, S., Hingley, L., & Fujimoto, D. (n.d.). Compost—A plant nutrition source and its impact on soil borne disease in potatoes.

Purwendro, S., & Nurhidayat. (2006). Seri agritekno: Mengolah sampah untuk pupuk & pestisida organik. Penebar Swadaya.

Simamora, S., & Salundik. (2006). Meningkatkan kualitas kompos: Kiat mengatasi permasalahan praktis. Agromedia Pustaka.