##navigation.skip##

Article

HomeVol. 9 No. 1 (2009): Jurnal AbmasImplementasi life skill bagi remaja putus sekolah dalam...

Implementasi life skill bagi remaja putus sekolah dalam bidang teknologi informasi berbasis kewirausahaan di Pangalengan Kabupaten Bandung

Abstract

Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah garapan pengabdian kepada masyarakat yang dapat dijadikan peluang untuk berwirausaha salah satunya adalah usaha di bidang Teknologi Informasi seperti internet. Dari kegiatan pelatihan ini peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dengan memanfaatkan semaksimal mungkin Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di daerah tersebut untuk meningkatkan taraf hidup dan menambah pendapatan (income) keluarga. Pelaksanaan kegiatan pelatihan life skill di bidang Teknologi Informasi berbasis kewirausahaan yang dilaksanakan pada tanggal 29-31 Oktober 2008 di Pangalengan Kabupaten Bandung diikuti oleh 40 peserta yang merupakan remaja dan pemuda putus sekolah dari berbagai latar belakang keluarga yang berbeda. Pelatihan ini berisi materi tentang konfigurasi komputer, jaringan komputer, komponen-komponen ICT, teknik jaringan, dan pemanfaatan internet dan wirausaha internet. Dengan kegiatan pelatihan ini diharapkan memberikan pengetahuan yang lebih luas bagi para pemuda tentang teknologi informasi dan memberikan motivasi bagi mereka untuk membuka lapangan usaha di bidang komputer yang dapat menambah pendapatan bagi keluarga. Di samping itu kegiatan ini diharapkan memiliki kontribusi yang besar bagi pembangunan ekonomi masyarakat terutama bagi daerah tertinggal untuk lebih meningkatkan taraf kehidupan dan pendapatan bagi keluarga sehingga mampu menopang ekonomi keluarga yang kurang mampu.

Keywords : internet , kewirausahaan , life skill , remaja putus sekolah , teknologi informasi

References

Center for ICT Studies. (2003). Kondisi industri warnet Indonesia. Kerjasama ICT Watch & USAID Australia.

Darlan, M. N. (1983). Dasar-dasar pendidikan luar sekolah di berbagai negara. Unpar.

Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Pendidikan berorientasi kecakapan hidup (life skill) melalui pendekatan broad-based education (BBE). Tim Broad-Based Education.

Depdiknas. (2004). Pengembangan model pendidikan kecakapan hidup (life skill). Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas.

Depnaker RI. (1999a). Situasi tenaga kerja dan kesempatan kerja di Indonesia (Suatu tinjauan yang dilaksanakan pada tahun 1998). Depnaker RI.

Depnaker RI. (1999b). Standarisasi tes kewirausahaan versi Indonesia sebagai penunjang pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi. Pusbangnis UNS.

Drucker, P. F. (1994). Innovation and entrepreneurship: Practice and principles (R. Naib, Terj.). Gelora Aksara Pratama.

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1995 tentang Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan.

Kadir, A., & Terra, C. H. (2003). Pengenalan teknologi informasi. Andi Offset.

Longenecker, J. G., dkk. (2001). Kewirausahaan: Manajemen usaha kecil. Salemba Empat Patria.

Meredith, G. G., dkk. (1996). Kewirausahaan: Teori dan praktek. Pustaka Binaman Pressindo.

Natakusumah, E. K. (2002). Perkembangan teknologi informasi di Indonesia. Pusat Penelitian Informatika – LIPI.

Nazarudin, M. (2006). Komputer dan troubleshooting. Informatika.

Pekerti, A. (1997, Agustus 18–20). Mitos dan teori dalam pengembangan kewirausahaan [Makalah]. Lokakarya Kewirausahaan PT, DP3M Dikti, Puncak Bogor.

Sagala, S. (2000). Manajemen dan kebijakan otonomi pendidikan untuk pemberdayaan masyarakat [Makalah]. PPS UPI.

Satyodirgo, R. (1979). Pengelolaan usaha. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Soemanto, W. (1989). Sekuncup ide operasional pendidikan wiraswasta. Bina Aksara.

Sumahamijaya, S. (1980). Membina sikap mental wiraswasta. Gunung Jati.

Swastha, B., & Sukotjo, I. E. (1995). Pengantar bisnis modern (Edisi ke-3). Liberty.

Wirausahakita. (2008). Wirausaha kita. http://www.wirausahakita.blogspot.com

Yusuf, M. (1997, September 13). Operasionalisasi program kewirausahaan di perguruan tinggi (Satu alternatif konsep model) [Makalah Seminar]. Seminar Operasionalisasi KKNU dan KKB di UNISSULA, Semarang.